Informasi Kesehatan dengan Sumber yang Akurat

Tuesday

Saya bau mulut, siapa yang mau menikahi saya?

Saya bau mulut, siapa yang mau menikahi saya? - Ternyata bau mulut memang benar benar permasalahan yang sangat serius jika tidak ditangani dengan baik. Hal ini dapat menyebabkan kehidupan sosial kita menjadi berkurang. sampai-sampai bingung ketika mau menikah. Halitosis memang sudah di kenal cukup lama, dari sejak dahulu yang biasanya kita menganggap biasa-biasa saja. Umumnya bau mulut juga akan hilang dengan sendirinya setelah kita mengkonsumsi makanan. Akan tetapi ada kalanya bau mulut ini tidak bisa hilang dengan pengobatan. Meskipun sudah segala macam telah di lakukan, tetapi tidak juga mau hilang? Terus maunya apa?

Mari baca pada tulisan yang saya ambil dari komentar di senyumsehat.wordpress.com berikut komennya:

Saya bau mulut, siapa yang mau menikahi saya?

Dok, saya 27 th, saya sudah merasa menjadi penderita holitosis sejak masih SD, karena setiap kali berbicara teman saya selalu menutup hidung dan meludah. hingga saat ini penyakit itu masih setia menemani hidup saya, saya benar-benar depresi dan putus asa karena terlalu banyaknya sakit hati yang di sebabkan oleh penyakit yang saya anggap sebagai aib yang memalukan. banyak sekali kegagalan demi kegagalan yang saya alami dari soal urusan asmara, pertemanan maupun pekerjaan. saya merasa bahwa bau mulut dan nafas yang tak sedap itu berasal dari hidung, mulut, lambung dan hal itu diper parah lagi kalo saya terlambat makan. berbagai macam cara telah saya lakukan. mulai dari dokter ke dokter, alternatif maupun pengobatan tradisional dan semuanya itu nihil. saya benar-benar putus asa dan pesimis akan nasib saya ke depan mungkinkah ada orang yang mau menikah dengan saya dengan kondisi yang seperti ini. dok, tolong kasih saya solusi yang terbaik apa yang harus saya lakukan. tolong jawab di email saya makasih.

Jika sudah seperti ini Bagaimana menurut anda? dan Bagaimana solusi anda? coba Anda ceritakan pendapat anda disini?

Mengkomentari dari kutipan di atas bahwa si mbak puspita ini telah melakukan berbagai macam pengobatan, akan tetapi tidak membawakan hasil apapun. Sangat di sayangkan sekali ya? "Bau mulut di perparah lagi kalau saya lambat makan" Dari kalimat ini dapat di prediksi penyebab penyakitnya, yaitu masalah pencernaan, kemungkinan besar. Masalah lambat makan, produksi asam lambung meningkat, asam asam lambung tidak keluar dari lambung apabila tidak ada makanan, karena ada katup yang secara otomatis terbuka tertutup di antara lambung dan usus halus apabila ada suasana basa. Asam lambung ini bisa saja menguap keluar menuju esofagus dan keluar melalui mulut atau nafas apabila terkena penyakit GERD atau asam lambung naik.

Berbeda dengan penyakit MAG yang juga dapat menyebabkan bau mulut. GERD penyebabnya adalah otot yang longgar terjadi pada LES sehingga tidak dapat menutup lebih kuat menyebabkan gas lambung keluar melalui mulut. 

Akan tetapi seharusnya antara lambung dan esofagus juga ada katup penutup sehingga segala macam gas yang di hasilkan di lambung seharusnya tidak keluar. Tetapi dalam kasus ini gas ini keluar dari mulut. Nah jadi apa permasalahannya? Apakah gara-gara klep lambung saya bocor? atau jangan jangan gara-gara asam refluks yang menyebabkan bau mulut? Sebenarnya klep lambung bocor ataupun GERD itu satu paket. Dimaan GERD ini akan berjalan kalau ada klep yang bocor. So yang bermasalah adalah pada klepnya bukan? Terus bagaimana cara mengatasi klep tersebut? Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi ini. Anda bisa membaca pada artikel yang sudah di publikasikan sebelumnya. Terimaksih. Semoga dapat membantu. Good luck
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Saya bau mulut, siapa yang mau menikahi saya?